Home Blog Bagaimana Cara Press Release Bekerja? Ini Alur Lengkapnya dari Draf hingga Tayang!

Bagaimana Cara Press Release Bekerja? Ini Alur Lengkapnya dari Draf hingga Tayang!

0
15
cara press release bekerja

Bagaimana cara press release bekerja sering kali menjadi pertanyaan besar bagi teman-teman yang baru mulai merambah dunia digital marketing atau public relations. Di blog haloandik.com ini, saya akan membongkar alur kerjanya secara simpel. Intinya, siaran pers ini bukan sihir yang tiba-tiba muncul di portal berita, melainkan ada proses strategis di baliknya agar pesan dari brand kita bisa sampai ke masyarakat luas lewat media nasional dan masuk halaman pertama mesin pencari.

Agar tidak bingung, mari kita bedah satu per satu proses di balik layar sebuah siaran pers sampai akhirnya bisa dibaca oleh ribuan orang di internet.

1. Meracik Draf dan Menentukan ‘Angle’ Berita

Langkah pertama dari cara kerja press release dimulai dari meja kita sendiri. Kita harus menyusun dokumen tertulis yang memuat informasi faktual.

Sebagai contoh, misalnya kita sedang mengelola marketing untuk sebuah perumahan dan sedang mengadakan acara open house akhir pekan bertema seru—katakanlah open house sambil makan pizza bareng calon buyer. Nah, keseruan acara ini, pesan promosi dari developer, dan antusiasme pengunjung harus kita rangkum menjadi sebuah artikel dengan gaya bahasa jurnalistik (bukan sekadar teks hard selling seperti brosur). Kita meracik angle atau sudut pandang berita semenarik mungkin agar terlihat penting dan punya news value.

2. Proses Distribusi (Pitching) ke Media

Setelah draf selesai dan rapi, langkah selanjutnya adalah mendistribusikannya ke media massa. Proses ini sering disebut pitching.

Saya dan tim PR biasanya akan mengirimkan dokumen ini via email ke berbagai kontak redaksi atau jurnalis yang memang memegang rubrik terkait (misalnya rubrik properti, ekonomi, atau gaya hidup). Tantangan di tahap ini cukup besar karena dokumen kita akan bersaing dengan ratusan kiriman siaran pers dari agensi lain. Oleh karena itu, judul email yang memikat dan paragraf pembuka yang kuat adalah kunci.

3. Kurasi dan Editing di Meja Redaksi

Di sinilah nasib tulisan kita ditentukan. Editor media akan menyortir dan membaca draf yang masuk. Mereka akan menilai apakah event atau pengumuman bisnis teman-teman layak untuk disajikan kepada pembaca portal mereka.

Jika lolos seleksi, draf tersebut tidak langsung di-copy-paste. Tim redaksi memiliki hak prerogatif untuk menyunting (mengedit) isi rilis kita. Mereka mungkin akan menyesuaikan gaya bahasanya, memotong bagian yang terlalu panjang, atau mengubah judul agar lebih sesuai dengan standar Search Engine Optimization (SEO) portal berita tersebut.

4.Tayang dan Memberikan Dampak Ganda (Branding & SEO)

Tahap terakhir dari bagaimana press release bekerja adalah publikasi. Saat artikel akhirnya tayang di portal berita online nasional, dampaknya bagi bisnis teman-teman sangatlah besar.

Pertama, dari sisi kredibilitas. Calon konsumen yang mencari nama brand di Google akan melihat ulasan positif dari media tepercaya, sehingga trust mereka langsung naik. Kedua, dari sisi digital marketing. Artikel liputan yang memuat nama bisnis (atau bahkan backlink menuju website kita) akan menjadi sinyal kuat bagi algoritma Google untuk mendongkrak ranking SEO website kita ke posisi teratas.

Kesimpulan

Jadi, begitulah alur kerjanya. Dari sebuah dokumen sederhana yang kita ketik di laptop, bisa berubah menjadi senjata promosi yang luar biasa tajam. Lewat siaran pers, teman-teman bisa menjangkau audiens yang jauh lebih luas dengan tingkat kepercayaan yang tidak bisa didapatkan hanya dari sekadar memasang iklan biasa.

Jika butuh jasa press release di media nasional bisa hubungi whatsapp 081216887587.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here